Menu
Perbankan
Finansial
Asuransi
Multifinance
Fintech
Video
Indeks
About Us
Social Media

Raih Restu OJK, Nixon LP Napitupulu Resmi Jadi Direktur Utama Bank BTN

Raih Restu OJK, Nixon LP Napitupulu Resmi Jadi Direktur Utama Bank BTN Kredit Foto: Sufri Yuliardi
WE Finance, Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merestui Nixon LP Napitupulu menjadi Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN). OJK menyatakan Nixon telah lulus uji kemampuan dan kepatutan atau fit and proper test.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, keputusan tersebut tertuang dalam keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor 44/D.03/2023 Tentang Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Nixon LP Napitupulu Selaku Direktur Utama BTN.

"Nixon Lambok Pahotan Napitupulu selaku calon Direktur Utama Bank BTN dinyatakan memenuhi persyaratan untuk menjadi Direktur Utama di BTN,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Senin (12/6).

Selain merestui Nixon LP Napitupulu sebagai Direktur Utama BTN, OJK juga mengesahkan Oni Febriarto Rahardjo sebagai Wakil Direktur Utama BTN dalam Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor 45/D.03/2023.

Baca Juga: OJK Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal Demi Gaya Hidup Konsumtif

OJK juga menunjuk Mohamad Yusuf Permana sebagai Komisaris BTN dalam Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor 46/D.03/2023. Keputusan Dewan Komisioner OJK tersebut mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan pada 7 Juni 2023.

Sementara itu, Corporate Secretary BTN Ramon Armando mengatakan, dengan hasil keputusan OJK tersebut, akan membuat manajemen perseroan semakin solid dalam mewujudkan visi menjadi The Best Mortgage Bank di Asia Tenggara pada tahun 2025. 

“Keputusan OJK ini akan menambah solid tim manajemen dalam meraih kinerja yang semakin gemilang dalam beberapa tahun kedepan,” jelas Ramon.

Sebagai informasi, Nixon terpilih sebagai Direktur Utama Bank BTN berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) perseroan pada 16 Maret 2023 lalu. Ia menggantikan posisi Direktur Utama Bank BTN saat itu yakni Haru Koesmahargyo. Dalam RUPST tersebut, juga menyetujui Oni Febriarto Rahardjo sebagai Wakil Direktur Utama menggantikan Nixon.

Baca Juga: Sejak 2017 hingga 2023, OJK Tutup Lebih Dari 5.700 Platform Investasi Bodong dan Pinjol Ilegal

Penulis: Achmad Ghifari Firdaus
Editor: Ferrika Lukmana Sari

Bagikan Artikel: